PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
FilosofiPsikologi Kognitif

antinomi

antinomy

Ringkasan Singkat

Antinomi adalah pertentangan atau kontradiksi antara dua hal, atau dalam filsafat Kant, kontradiksi antara dua proposisi metafisika yang sama-sama valid.

n. Secara umum, antinomi didefinisikan sebagai keadaan oposisi atau kontradiksi antara dua prinsip, hukum, atau gagasan.

Dalam pemikiran Immanuel Kant, antinomi merujuk pada kontradiksi antara dua proposisi a priori dalam metafisika, di mana masing-masing proposisi dapat didukung oleh pembuktian yang sama-sama valid.

Kant menggunakan serangkaian antinomi tersebut sebagai bagian dari argumennya melawan metafisika spekulatif, guna mendukung posisinya bahwa satu-satunya dunia yang dapat diketahui manusia adalah dunia

fenomena

, sementara realitas absolut (noumena) tetap tidak terjangkau oleh akal murni.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Kant, I. (1781). Critique of Pure Reason.
  • Guyer, P. (2006). Kant. Routledge.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback